Komunitas Iman Di Tengah Komunitas Dunia
Keywords:
Faith, Community, WorldAbstract
Banyak orang melihat gereja sebagai sebuah bangunan. Ini bukanlah makna alkitabiah tentang gereja.
Kata gereja berasal dari bahasa Yunani “Ecclesia” yang berarti “Jemaat Tuhan”. Akar kata “gereja” tidak berhubungan dengan bangunan, tetapi dengan pribadi. Gereja berarti setiap orang yang terpanggil dalam persekutuan iman Kristiani. Persekutuan ini mencakup sedikit orang yang percaya dan membaptis dalam nama Bapa, Anak dan Roh Kudus untuk melanjutkan pekerjaan-Nya di dunia ini.
Sebagai sakramen, gereja harus mewartakan kebaikan Tuhan dan juga sebagai tubuh Kristus, artinya setiap bagian harus berada dalam satu tubuh. Mereka bekerja sama dalam talenta mereka masing-masing dan menempatkan Kristus sebagai “Kepala”. Efesus 1:22-33 mengatakan: "Segala sesuatu telah
ditanggungnya dan ia dijadikan kepala atas segala sesuatu bagi jemaat. Yaitu tubuh-Nya, yaitu keseluruhan dari Dia yang di dalamnya segala sesuatu dijadikan lengkap."
Downloads
References
Ardianto, Yoni. Memahami Metode Penelitian Kualitatif, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) (2019), https://www.djkn.kemenkeu.go.id/artikel/baca/12773/Memahami-Metode Penelitian-Kualitatif.html#:~:text=Metode
Arnold, Eberhard, “Salt and Light” in Salt and Light: Living the Sermon on the Mount, Farmington: Plough Publishing House, 2007
Barclay, William. Pemahaman Alkitab Setiap Hari: Matius Ps. 1-10, Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1991
Artanto, Widi, Menjadi Gereja Misioner: dalam Konteks Indonesia. Yogyakarta: Taman Pustaka Kristen, 1997
Beaudoin, Tom, Consuming Faith, Lanham: Sheed & Ward, 2003
Berkhof, Louis. Teologi Sistematika: Doktrin Gereja, Surabaya: Lembaga Reformed Injili Indonesia, Momentum, 1997
Darmaputera, Eka., “Gereja Adalah Alat, Bukan Tujuan,” Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2005
Fowler, James., Stages of Faith: The Psychology of Human Development and the Quest for Meaning. New York: Harper and Row, 1981
Gultom, Junifrius., Teologi Misi Pentakosta – Isu Isu Terpilih: Spiritus Ubi Vult Spirat. Jakarta: Bethel Press, 2015
Hadiwijono, Harun. Teologi Reformatoris Abad Ke-20, Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2004
Kleden, Ignas Agama dalam Perubahan Sosial dalam Agama dan Tantangan Zaman, Jakarta: LP3ES, 1985
Marshall, I. Howard. The Tyndale New Testament Commentary, The Acts of the Apostles, Michigan: Williams B. Eerdmans Publishing Company, 1980
Ngelow, J. Zakaria., Gereja di Tengah Bangsa dan Masyarakat Indonesia,” Jakarta: Sinar Agape Press, 1998
Niebuhr, Richard., Christ and Culture. New York: Harper and Row, Harper Torchbooks, 1975
Sihombing, Lotnatigor. Kultus dan Kultur, Batu: Sekolah Tinggi Theologia I-3, 1997
Sihombing, Pardomuan. Teologi Agama Agama, Solo: Diktat Kuliah Teologi Agama-Agama, Sekolah Tinggi Teologi Berita Hidup, 2017
Singgih, E. Gerrit, Mengantisipasi Masa Depan: Berteologi dalam Konteks di Awal Milenium III. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2004
Tomatala, Yakob. Teologi Misi. Jakarta: YT Leadership Foundation, 2003
Watson, David. I Believe in the Church, Grand Rapids: Williams B. Eerdmans Publishing Company, 1979
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Farel Sibarani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
JHI dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0
Artikel di JHI adalah artikel Akses Terbuka yang diterbitkan di bawah Lisensi Creative Commons CC BY-NC-SA 4.0. Lisensi ini mengizinkan penggunaan, distribusi, dan reproduksi dalam media apa pun untuk tujuan non-komersial saja, asalkan karya dan sumber aslinya dikutip dengan benar.
Setiap turunan dari aslinya harus didistribusikan di bawah lisensi yang sama dengan aslinya.
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/

